Tampilkan postingan dengan label animal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label animal. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 September 2011

BEKANTAN


BEKANTAN
(Nasalis Larvatus)



Nama Lokal : Bekantan
Nama Latin : Nasalis larvatus
Nama Inggris : Proboscis Monkey

A.    Klasifikasi
Kingdom : Animalia
Phylum:
Chordata
Class:
Mammalia
Ordo:
Primata
Family :
Cercopithecidae
Genus: Nasalis
Species: N. Larvatus

B.     Ciri- Ciri
Bekantan terasuk hewan diurnal (beraktifitas di siang hari). Bekantan disebut sebagai Kera Belanda, karena memiliki hidung yang menonjol agak lebar menggantung kedepan seperti hidung orang belanda. Selain mempunyai hidung yang panjang. Bekantan (Nasalis larvatus) merupakan spesies primata yang unik dan dikategorikan dimorfisme seksual. Hewan jantan berbeda dengan hewan betina. Bekantan jantan berukuran besar, dengan panjang tubuh sekitar ½ meter dan hidung yang besar sekali sampai suaranya sengau. Alat kelaminnya terlihat jelas dan berwarna merah, sedangkan otot lengan dan pahanya berkembang baik. Tetapi lapisan lemak terlihat jelas pada kulit perut dan bagian belakang, sehingga terkesan bertubuh besar dan gemuk .Sebaliknya, bekantan betina tetap kecil meskipun sudah dewasa bobot tubuhnya hanya sekitar separuh dari yang jantan dan memiliki hidung yang tak sebesar bekantan jantan.
Warna tubuh akan berubah, sesuai umur. Ketika masih bayi, tubuh dan muka bekantan berwarna coklat sampai kehitam-hitaman. Sesudah remaja, tubuh itu bewarna cream kekuning-kuningan yang kotor, dengan muka kecoklatan. Sesudah dewasa, tubuh itu berubah menjadi kecoklatan, dengan muka dan bagian atas kepala yang coklat yang kemerah-merahan. Warna yang mencolok ini terlihat kontras dan memudahkan kita dalam membedakan bekantan dengan jenis kera lainnya. Bekantan yang berekor itu tenyata memiliki morfologi yang khas yaitu telapak tangan dan kakinya berselaput diantara jari-jarinya dengan warna kehitaman. Selaput telapak ini memudahkan mereka meluncur dalam air.

C.    Persebaran
Satwa ini hidup endemik di Tannan Nasional Gunung Palung dan hutan-hutan di kepulauan Kalmantan.

D.    Habitat
        Habitat bekantan sangat terbatas pada tipe hutan rawa gambut,bakau serta sangat tergantung pada sungai.Walaupun sebagian kecil ada yang hidup di hutan Dipterocarpaceae dan hutan karangas namun masih berada di sekitar sungai. Hal ini disebabkan karena bekantan banyak memakan daun- daunan sehingga mereka sangat tergantung sekali pada air untuk minum. Kebutuhan hutan ditepi sungai bagi bekantan adalah untuk tempat bermalam dan untuk tempat berkomuikasi. Hutan yang disukai adalah hutan mangrove (bakau) di dekat muara sungai atau dataran rendah yang dilalui sungai. Mereka biasa hidup berkelompok dengan anggota sampai 20 ekor. Mereka memakan pucuk-pucuk daun dan buah tertentu. Yang paling disukai adalah buah pedada di hutan mangrove.

E.     Makanan
Bekantan tergolong hewan pemakan daun dan buah-buahan termasuk bijinya. Bekantan mememanfaatkan 55 jenis tumbuhan sebagai sumber pakan dan tergolong pemakan yang selektif, meskipun demikian mereka mampu mengganti pola makan kalau tumbuhan pakan mereka sedang jarang. Makanan yang dikonsumsi oleh bekantan terdiri dari buah-buahan, bunga, jenis paku-pakuan, cendawan, larva insecta, dan rayap. Sedangkan makanan yang paling disukai olehnya dan dijadikan sebagai makanan utamanya adalah Gauna Motleyana dan Eugenia Spp. Jenis ini banyak tersebar dipinggiran sungai hingga jauh kedarat. Bekantan memang pemilih dalam pencarian makanan yang di sukai terutama buah dan daun muda pedada (Sonneratia lanceolata) yang tumbuh di hutan bakau sepanjang sungai dekat pantai. Selain itu mereka juga mengkonsunasi pucuk-pucuk dari pohon bakau tempat mereka beristirat dan bermain.

F.    Reproduksi
Bekantan betina dapat memproduksi individu baru setiap tahun .Bekantan melakukan perkawinan dari Februari sampai November .Jumlah individu baru yang dihaslkan 1 (rata-rata) .Massa kelahiran 490 gram (rata-rata) Umur kemampuan untuk bereproduksi (betina) 1460 hari (rata-rata) Umur kemampuan untuk bereproduksi (jantan) 7 tahun (rata-rata) .
Setiap kali melahirkan dihasilkan seekor anak dari satu induk. Anak-anak ini dekat dengan induk sampai menjelang dewasa. Perkembangbiakannya yang rendah dan perburuan oleh manusia membuat populasi binatang ini terus menurun, ditambah parah oleh penebangan hutan mangrove untuk dijadikan tambak atau diambil kayunya. Bekantan merupakan binatang endemik yang dilindungi, dan terancam punah. Masa kehamilan 166 hari atau 5-6 bulan dan hanya melahirkan 1 (satu) ekor anak. Setelah berumur 4-5 tahun sudah dianggap dewasa. Bekantan hidup berkelompok/sub kelompok.

Only You.... Nycti....

Nycicorax nycticorax 'immature'

Nycticorax nycticorax 'anakan'
Nycticorax nycticorax 'remaja'

Nycticorax nycticorax 'dewasa 1'

Nycticorax nycticorax 'dewasa'

http://4raptor.wordpress.com/

Selasa, 23 Agustus 2011

INVENTARISASI BURUNG DI PULAU RAMBUT


http://www.wikimu.com/News/News-Tag.aspx?t=pulau+rambut

Pulau Rambut memang terkenal dengan surganya para burung  karena pulau ini merupakan habitat dari burung – burung . Yang paling banyak dijumpai di Pulau ini adalah burung- burung air ,namun demikian burung- burung hutan di Pulau ini pun cukup banyak. Ketika saya dan teman- teman anggota KPB Nycticorax berkunjung ke Pulau Rambut dan melakukan bird watching dalm kegiatan pelantikan awal Juli lalu , kami membuat list burung- brung apa saja yang kami temui di Pulau Rambut selama waktu pengamatan mulai dari pukul 07.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB. Kami melakukan pengamatan mulai dari pinggir pantai dermaga pulau hingga masuk ke dalam hutan , naik ke atas menara dan melalui hutan mangrove hingga kembali lagi ke daerah pantai.  Dan berikut adalah list beberapa burung yang berhasil kami temukan . Ada 16 jenis burung hutan dan 21 jenis burung air. Sebenarnya menurut info lain lebih dari ini namun inilah yang kami temukan selama pengamatan. Mungkin untuk hasil yang lebih maksimal pengamatan harus dilakukan dalam waktu yang lebih lama lagi.

Berikut adalah daftar jenis burung- burung yang berhasil kami temukan:


KELOMPOK BURUNG HUTAN
No.
Nama Latin
Nama Indonesia
Nama Inggris
Keterangan
1.
Acridotheres  javanicus
Kerak Kerbau
Javan Myna
Terbang
2.
Artamus leucorhynchus
Kekep Babi
White-breasted Wood-swallow
Bertengger lalu terbang
3.
Collocalia linchi
Walet Linchi
Cave-Swiftlet
Terbang
4.
Copsychus malabaricus
Kucica Hutan
White-rumped shama
Terbang
5.
Copsychus saularis
Kucica Kampung
Magpie Robin
Bertengger
6.

Corvus enca
Gagak Hutan
Slender-billed Crow
Terbang
7.
Dendrocopos muluccensis
Caladi Tilik
Sunda Woodpecker
Bertengger
8.
Dicaeum trochileum
Cabai Jawa
Scarlet-headed Flowerpecker
Bertengger
9.
Dicrurus macrocercus
Srigunting Hitam
Black drongo
Bertengger
10.
Eumyias indigo
Sikatan Ninon
Indigo Flycatcher
Bertengger
11.
Gerygone sulphurea
Remetuk Laut
Golden-bellied Gerygone
Terbang
12.
Lonchura punctulata
Bondol Peking
Scaly-breasted Munia
Bertengger, terbang
13.
Nectarinia jugularis
Madu Sri Ganti
Olive-backed Sunbird
Terbang (Hovering)
14.
Oriolus chinensis
Kepodang Kuduk Hitam
Black-naped Oriole
Bertengger dan terbang
15.
Oriolus xanthonotus
Kepodang Hutan
Dark-throated Oriole
Terbang
16.
Streptopelia chinensis
Tekukur Biasa
Spotted Dove
Bertengger


KELOMPOK BURUNG AIR
No.
Nama Latin
Nama Indonesia
Nama Inggris
Keterangan
1.
Alcedo coerulescens
Raja Udang Biru
Small blue kingfisher
Terbang, bertengger
2.
Anhinga melanogaster
Pecuk-Ular Asia
Oriental Darter
Bertengger, berjemur di pucuk pohon
3.
Ardea cinerea
Cangak Abu
Grey Heron
Bertengger di atas pohon yang tinggi
4.
Ardea purpurea
Cangak Merah
Purple Heron
Terbang,jalan
5.
Bubulcus ibis
Kuntul Kerbau
Cattle Egrett
Terbang
6.
Butorides striatus
Kokokan laut
Striated heron
Terbang
7.
Ducula bicolor
Pergam Laut
Pied Imperial-Pigeon
Bertengger
8.
Egretta alba
Kuntul Besar
Great Egret
Terbang
9.
Egretta garzetta
Kuntul Kecil
Little Egret
Berenang
10.
Egretta intermedia
Kuntul Perak
Intermediate Egret
Terbang
11.
Fregata andrewsi
Cikalang Christmast
Christmas Frigatebird
Terbang tinggi
12
Haliaeetus leucogaster
Elang Laut Perut Putih
White-bellied Fish-eagle
Bertengger lalu terbang
13.
Mycteria cinerea
Bangau Bluwok
Milky Stork
Terbang
14.
Nycticorax caledonicus
Kowak-Malam Merah
Rufous Night-heron
Bertengger
15.
Nycticorax nycticorax
Kowak-Malam Abu
Black-crowned Night-heron
Terbang, bertengger
16.
Phalacrocorax niger
Pecuk-Padi Kecil
Little Cormorant
Bertengger di dekat sarangnya
17.
Phalacrocorax sulcirostris
Pecuk-Padi Hitam
Little Black Cormorant
Bertengger dan Terbang sambil membawa bahan pembuatan sarang
18.
Plegadis falcinellus
Ibis Rokoroko
Glossy Ibis
Terbang
19.
Threskiornis melanocephalus
Ibis Cucuk Besi
Black-headed Ibis
Terbang
20.
Todirhamphus chloris
Cekakak Sungai
Collared Kingfisher
Bertengger
21.
Todiramphus sanctus
Cekakak Suci
Sacred Kingfisher
Terbang